“Hampir seluruh puisi dalam buku Tuhan Tidak Hidup dalam Diri Manusia (YH Harahap) ini adalah lengkung-lengkung tanda tanya baik soal pengkhianatan, kemunafikan cinta, maupun ketidakadilan perlakuan terhadap manusia yang kebetulan bernama perempuan. YH Harahap meminjam tubuh-tubuh puisi untuk menderetkan pertanyaan-pertanyaan kritisnya. Sesungguhnya YH Harahap sadar bahwa kritik-kritik normatif sudah tumpah ruah di mana-mana, terlepas didengar atau tidak. Saya berasumsi, penawaran kekritisan melalui puisi menempatkan YH Harahap sebagai penghayat kehidupan perempuan sehingga data-data pertanyaan yang diangkut YH Harahap terasa nyata dan sudah barang tentu sulit untuk dijawab.
Pertarungan YH Harahap dalam puisi-puisinya di buku ini adalah bagaimana dia harus istikamah menyembunyikan kenormatifan (keverbalan) yang antre di bank kekritisannya. Tidak seluruh pertarungan dimenangkan YH Harahap. Namun setidaknya, YH Harahap sudah meletakkan medan pemikiran bagi pembaca untuk terlibat merenungkan kehidupan manusia bernama perempuan sekaligus terlibat membenahinya.”
Hasan Al Banna, penulis buku puisi Kopi dan Kepo yang meraih 3 Besar Buku Sastra Pilihan Tempo Tahun 2024
Penulis: YH Harahap
Penerbit: Gramedia, 2024
Kategori: Fiksi, Puisi
ISBN: 9786231040916
SKU: BRD24014
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 13 x 19 cm l Softcover
Tebal: ix + 76 hlm | Bookpaper
Harga: 60.000