Image of a product

Islam Cinta, Kesetaraan, dan Ekoteologi: Percikan Pemikiran Para Intelektual Pergerakan Indonesia - Diva Press

Rp 125,000
Rp 100,000

Keberagaman yang menghiasi hidup kita seringkali dipandang sebagai harta, namun di tengah gemuruh konflik dan sentimen agama, apakah kita masih mengingat hakikat cinta yang diajarkan Islam? Pesan mendalam yang memancar dari ajaran luhur ini menekankan cinta tak terbatas—kepada Tuhan, sesama, dan alam semesta. Islam hadir bukan untuk memecah-belah, melainkan untuk merajut kedamaian dan harmoni.

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, membuka cakrawala baru dengan menjadikan Islam sebagai agama cinta. Sebuah gagasan penuh daya tentang moderasi beragama, kesetaraan, dan ekoteologi yang tak hanya relevan untuk hari ini, tetapi juga memperjuangkan masa depan yang lebih damai. Para pemikir Muslim menegaskan bahwa agama adalah jembatan untuk membangun rasa kemanusiaan, bukan jurang perpecahan.

Tanpa cinta, keseimbangan hidup rapuh dan rentan terancam. Cinta kepada Tuhan dan segenap ciptaan-Nya adalah kunci merawat harmoni yang kini terlihat pudar. Saat hubungan manusia dengan lingkungan dan sesama berjalan tulus, kebencian dapat dihentikan, kehancuran bisa dicegah. Buku ini melampaui pemahaman biasa, dengan menyerukan pembacanya melakukan aksi-aksi. Mari bertanya pada diri sendiri: jika bukan kita yang memulai dan bukan sekarang saatnya, siapa lagi?

Penulis: Ali Muhtarom, Makrum, Taufiqur Rohman, Teti Hadiati, Rufi’ah, Aksin Wijaya, Nur Rif’ah Hasaniy, Suli

Penerbit: IRCiSoD, 2026

Kategori: Pustaka Islam

SKU: BRD24933

Bahasa: Indonesia

Dimensi: 14 x 20 cm l Softcover

Tebal: 456 hlm | Bookpaper

Harga: 125.000

 
 :
 :
400g