Inti dari buku ini adalah menjawab kritikan seorang ahli folklor dari Universitas Indonesia, almarhum Prof. James Danandjaja, terhadap buku Bujang Tan Domang yang ditulis oleh seorang ahli adat dan sastra lisan Riau, almarhum Bapak Tenas Effendy. Danandjaja menggolongkan buku Bujang Tan Domang sebagai satu folklor humanistik, yang lebih fokus pada lore daripada folk, kurang memberikan latar belakang masyarakat dan budaya pemilik cerita, yaitu Orang Petalangan di Riau. Buku Negeri Bujang Tan Domang memberikan apa yang diminta oleh Danandjaja.
Kedua, buku ini bergerak lebih luas, yaitu menilai tempat Orang Petalangan dalam keberagaman masyarakat dan budaya di Riau. Orang Petalangan di Kabupaten Pelalawan adalah salah satu komponen dari masyarakat Melayu-Non-Pesisir di Riau. Bersama dengan Orang Kampar, Orang Kuantan, Orang Talang Mamak, Orang Gunung Sahilan, dan beberapa suku yang lain, maka Orang Petalangan adalah masyarakat matrilineal (adat perpatih) yang bertutur dalam bahasa Melayu-o. Mereka berbeda dari Orang Melayu Pesisir yang beradat bilateral (adat temenggung) dan berbahasa Melayu-ê.
Penulis: Amri Marzali
Penerbit: Pustaka Obor, 2025
Kategori: Etnografi
ISBN: 9786233214094
SKU: BRD24961
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 14,5x21 cm l Sofcover
Tebal: 200 hlm | Bookpaper
Harga: 95.000