Bahasa adalah milik masyarakat secara keseluruhan. Di sini tidak ada masalah status sosial penutur bahasa. Seorang petani, pengamen, atau pemulung memiliki hak sama dengan seorang presiden, menteri, atau jenderal. Semua ikut memperkaya atau sebaliknya memiskinkan bahasanya. Seorang presiden tidak bisa memaksakan istilah dia sendiri. Sebaliknya seorang petani bisa menjualnya. Syarat untuk itu adalah laku di mulut penutur. Maka hidup mati bahasa tergantung pada para penuturnya semua. Kalau penuturnya aktif dalam ilmu dan teknologi, seni dan sastra, ada harapan dia dapat memberikan jawaban yang tepat kepada tantangan yang dia hadapi. Namun kalau penutur bahasa Indonesia hanya menjadi penjiplak kesiangan, nasibnya sudahlah pasti.
Buku ini merupakan kumpulan tulisan singkat dan ringan seputar bahasa Indonesia yang merupakan keresahan penulis terhadap kondisi bahasa Indonesia sejak dulu sampai sekarang.
Penulis: Koesalah Soebagyo Toer
Penerbit: Pataba, 2026
Kategori: Bahasa
ISBN: 9786025604867
SKU: BRD25175
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 12,5 x 17,5 cm l Softcover
Tebal: x + 98 hlm | Bookpaper
Harga: 55.000