Meruang Pelan-Pelan - Insist
Warung Pelan-Pelan (WPP) bukan sekadar tempat makan. Ia adalah limasan tua yang didaur, dirawat, dan dihidupkan kembali secara kolektif dan gotong royong, yang mana arsiteknya turut melakukan kerja-kerja perawatan domestik.
Meruang Pelan-Pelan mencatat perjalanan menghidupkan WPP. Dari mengenal konteks sosial-budaya kampung, mendaur ruang dan material, hingga mengelola warung makan, toko kelontong, serta ruang kolektif bersama Dulur Sewarung. Sebuah eksperimen tentang apa yang terjadi ketika arsitektur tidak berhenti pada bentuk, melainkan terus hidup dalam relasi.
Catatan ini disusun oleh studiotanah, studio arsitektur rumahan berbasis di Cangkringan, D.I. Yogyakarta yang merintis WPP. Berakar pada kriya dan ketukangan, mereka meyakini bahwa arsitektur yang baik ialah yang menggarisbawahi potensi jiwa tempat, harmonis, dengan lingkungan, akrab dengan penghuninya, dan selalu berakar pada relasi antara manusia, ruang, dan kehidupan sehari-hari yang melingkupinya.
Penulis: Riangga Yudas & Nani Susiani
Penerbit: Insist, 2026
Kategori: Sosial
QRCBN: 62-9173-5200-065
SKU: BRD25566
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 15 x 20 cm l Sofcover
Tebal: xii + 148 hlm | Bookpaper
Harga: 92.000

