Nestapa Cinta Lebih Manis Ketimbang Seribu Kenikmatan Al-Hallaj - Narasi
Dalam sejarah spiritual Islam, nama Al-Hallaj terpatri bukan hanya sebagai sufi besar yang kontroversial, tetapi juga sebagai penyair cinta yang membakar sekat antara manusia dan Tuhan. Buku ini menghadirkan puisi-puisi yang melampaui batas waktu dan nalar, menggambarkan perjalanan ruhani menuju Sang Kekasih Abadi—perjalanan yang tak hanya indah, tetapi juga penuh luka, kerinduan, dan pengorbanan.
Al-Hallaj menulis dari kedalaman pengalaman mistik, dengan bahasa yang tak sekadar indah, tapi menggetarkan jiwa. Setiap larik puisinya adalah ledakan cinta yang suci, nestapa yang ia peluk sebagai anugerah, dan ekstase ruhani yang membingkai penderitaan sebagai bentuk tertinggi dari kebahagiaan. Cintanya kepada Tuhan adalah cinta yang total, mutlak, dan menghapus dirinya sendiri—hingga pada akhirnya, ia berseru: "Ana al-Haqq"—"Akulah Kebenaran," sebuah pernyataan yang mengguncang dunia, dan menuntunnya ke tiang gantungan.
Buku ini bukan hanya kumpulan puisi; ia adalah napas cinta yang dibakar oleh api ilahi. Pembaca diajak untuk menyelami makna ketundukan, kepasrahan, dan kefanaan dalam keabadian. Bahwa dalam luka dan kehilangan, justru tersembunyi manisnya persatuan dengan Yang Maha Cinta.
Penulis: Abu Mansur Al-Hallaj
Penerjemah: Faza Bina Alim
Penerbit: Narasi x Circa, 2026
Kategori: Sastra
ISBN: 9786237624226
SKU: BRD25610
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 12 x 18 cm l Sofcover
Tebal: x + 70 hlm | Bookpaper
Harga: 45.000

