Pagi Terakhir di Mahakam - Bening
Elia Margaret, seorang perempuan muda yang bekerja sebagai Head of Program di sebuah lembaga CSR. Ia melakukan perjalanan jauh dari Balikpapan menuju hulu Sungai Mahakam, tepatnya ke daerah Ujuh Bilang. Misinya dalam perjalanan jauh tersebut adalah melakukan penelitian lapangan terkait data pekerja di sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit bernama PT Cahaya Sawit Adil Sejahtera. Dalam perjalanan menggunakan kapal kayu menyusuri sungai, ia bertemu dengan Jundi, seorang sopir truk sawit yang memberikan peringatan awal tentang bahaya dan sisi gelap perusahaan tempat mereka akan bekerja.
Setibanya di Ujuh Bilang, Elia menginap di rumah Ibu Danum, istri dari kepala kampung setempat. Namun, kedamaian yang diharapkan lekas terusik saat ia mulai mengungkap kenyataan pahit di balik rimbunnya hutan sawit. Elia menemukan praktik-praktik tidak manusiawi yang menimpa para buruh perempuan. Mulai dari penahanan identitas, upah yang tidak layak hingga pengabaian hak kesehatan reproduksi, dan cuti hamil.
Kisah ini menggambarkan perjuangan seorang perempuan yang terjebak dalam pusaran kekuasaan, eksploitasi lingkungan, dan luka kemanusiaan di sepanjang aliran Sungai Mahakam.
Penulis: Fathul Khair Tabri
Penerbit: Rua Aksara (Bening Pustaka/RUA)
Kategori: Fiksi
SKU: BRD26800
Bahasa: Indonesia
Dimensi: 12,5 x 18 cm
Tebal: 114
Harga: 72000

